Minggu, 15 Februari 2009

Tentang Sejarah HMI Pertanian



Setiap masa kepengurusan selalu muncul ide untuk merunut kembali sejarah komisariat guna melacak jejak langkah organisasi dan kontribusinya terhadap perkembangan bangsa dan negara. Meski tidak terlalu besar mungkin, hal tersebut dapat menjadi pelajaran berharga terutama untuk selalu menyegarkan kembali cita-cita organisasi pada diri kita. Kepada rekan-rekan yang memiliki pengalaman dengan HMI komisariat pertanian dan Teknologi pertanian baik pengurus, anggota, bahkan juga simpatisan atau hanya sekedar bersentuhan saja dengan aktifitas HMI sejak berdiri hingga saat ini dapat menuliskan pada Blog ini. Kepengurusan hanya sebagian saja dari dimensi sejarah, disamping sejarah lain seperti aktifitas-aktifitas sosial, keagamaan, politik, juga mungkin kenangan-kenangan semasa bersentuhan dengan aktifitas HMI pertanian baik organisasi maupun pribadi. Tidak hanya yang bersifat baik tapi juga hal-hal yang mengecewakan rekan-rekan.

Minggu, 01 Februari 2009

Seputar politik nasional dan internasional

Pemilu 2009 adalah media pembuktian apakah system demokrasi mampu untuk menjembatani aspirasi masyarakat agar tercipta kehidupan lebih baik. Sebagai kader umat dan bangsa dimanapun dan apapun profesinya dituntut untuk berperan aktive mendorong proses demokrasi di negara kita agar menjadi lebih kaya dan bermakna. Apa yang bisa kita perbuat?

Isu-isu hangat terkini..............!

Sekarang di tanah air lagi hangat dibicarakan munculnya aliran-aliran kepercayaan baru yang cukup fenomenal menawarkan cara dan pandangan hidup alternatif bagi umat manusia khususnya di Indonesia. Meski bukan barang baru, munculnya aliran-aliran semacam ini dan besarnya antusiasme masyarakat untuk mengikutinya menjadikan masalah begini selalu mendapat perhatian media. Hal ini semakin ramai ketika sebagian umat Islam merespon dengan kekerasan dan mengesampingkan dialog. Jika kita kaitkan dengan krisis dan kemiskinan yang berkepanjangan serta menghangatnya dinamika politik akhir-akhir ini bagaimanakah umat Islam meresponnya?